Agro Bisnis Indonesia

Saturday, November 14, 2015

Bunga Unik di Musim Hujan

Salah satu jenis bunga yang banyak tumbuh disekitar tempat tiggal saya terutama pada awal musim hujan ini begitu indah menawan bagi yang baru pertama kali melihatnya, dan aromanya tidak kalah dengan jenis bunga yang lainnya karena kebanyakan bunga beraroma wangi, akan tetapi bunga ini memang tidak ada bandingnya karena aromanya berbeda dengan jenis bunga kebanyakan, yaitu beraroma bangkai katak. Berani menciumnya silahkan hubungi kami untuk mendapatkan koleksi bunga ini yang bisa ditanam dipot.

Bunga ini memang unik dan aneh karena hanya akan Anda temui setiap awal musim hujan yang akan berubah menjadi tanaman setinggi 1 meter kemudian layu dan hilang pada pertengahan musim kemarau. Tanaman bunga ini hanya bertahan hidup sekitar 3-4 bulan dan cukup cantik sebagai penghias pekarangan terutama jika ditanam secara tunggal tanpa tanaman lainnya dan terlihat sangat eksotik karena motif tanaman bunga ini begitu kompak.
Bunga ini kemungkinan juga bisa muncul dua kali dalam setahun jika ditanam dalam pot dengan sedikit rekayasa stressing sebagaimana jenis bunga yang lain, perbanyakannya juga mudah melalui umbi. Yanaman ini bisa berumur lebih dari 5 tahun karena semakin lama tanaman ini hidup, umbi dan bunganya akan semakin besar. Uniknya lagi, umbinya juga bisa dimakan, tapi saya sendiri kurang suka karena agak sedikit gatal tapi tidak beracun, tekturnya yang kenyal seperti beras ketan cukup enak jika mampu mengolahnya menjadi makanan tapi kami jarang mengkonsumsinya karena banyak jenis bahan makanan lain yang bisa didapatkan.
Tanaman ini tumbuh liar disekitar rumah kami terutama dikebun dan sekarang mulai dirawat karena ada beberapa teman yang tertarik untuk menanam sebagai tanaman hias, bagi yang berminat silahkan gunakan menu komentar untuk tanya jawab.

AYO, SIAPA SUKA BOLEH IKUT

Penawaran dibuka mulai bulan November 2015 hingga awal Januari 2016, kami coba upayakan semua bisa dapat tapi kalau stok habis menyusul musim berikutnya. Insyaa Allah.
Produk dalam bentuk bibit/umbi beratnya sekitar 50 gram.

Syaratnya:
  1. Cuma koment di bawah ini, baik respon, tanya jawab, sharing pengetahuan, dll. Ongkir ditanggung peminta...aduh gimana ya istilahnya, intinya yang minat untuk memiliki dan meminta bersedia menanggung ongkir, gitu. he. he. he.
  2. Cuma koment, mudah kan? siapa sih yang gak bisa nulis komentar. tiap hari SMSan sampai jari ceklek saja dilakonin. masak cuma ngetik sebentar gak bisa.
  3. Yang bisa buat komen ilmiyah dapat bonus tambahan, jadi jangan asal nulis biar kami juga hargai, kalau cuma nulis "minta doong" anak kecil juga bisa.
  4. Tidak mengandung link ke manapun.
  5. Berikan like di sini atau google+ dan share kekomunitas Anda. Nge-like itu lebih mudah daripada nulis, tinggal pencet tok, apa lagi di bawah artikel ini sudah tersedia tombolnya. Anak pinter pastiiii bisa. Mau pintar harus belajar, pingin kaya harus bekerja, mau gratisan....ikuti aturan.
  6. Jangan nulis alamat dan kontak dulu, nanti kalau sudah dapat pengumuman barang siap kirim baru ditulis itupun kami yang minta dan tidak dipublikasikan untuk umum tapi lewat email.
Penelusuran topik bunga unik di musim hujanbunga raksasa, bunga terbesar di dunia, bunga ravlesia, bunga raflesia, bunga citra, taman bunga bogor, bunga bangkai, bunga mayat, bunga unik, bunga aneh

7 comments:

  1. apakah tanaman ini hanya bisa tumbuh saat musim hujan?,lalu bagaimana nasibnya saat kemarau? kyknya mantep nih,anti serangga,anti nyamuk serta lalat :3
    mungkin anti kecoa juga :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rhozqcoolz saya belum tau apakah bunga ini akan mati, menyusut, atau kuncup saat musim kemarau. Tapi setau saya, bunga ini justru akan mengundang datangnya lalat karena aroma yg dikeluarkan memang bertujuan menarik serangga (polinator) tsb. *mohon koreksinya kalau saya salah hehe*

      Delete
    2. terimakasih atas responnya, dari pengamatan saya buka lalat yang datang tapi serangga jenis kutu, bunga ini hanya bertahan beberapa hari sekitar 1 minggu kemudian layu, lalu digantikan dengan munculnya tanaman sejenis talas.

      Delete
  2. Menarik. Dosen saya pernah menceritakan tentang bunga bangkai yg beliau tanam di pekarangan rumahnya dan saya tertarik untuk melihat bunga itu secara langsung. Kalau boleh tau, itu ada di daerah mana Mas?

    Oya, Kalau tidak salah, bunga itu termasuk jenis talas talasan (keluarga Araceae) yg apabila mekar, sering dijadikan penanda awal musim hujan oleh masyarakat. Yang pernah saya baca juga, umbi bunga tersebut biasa dijadikan tepung di daerah sulawesi selatan. Hehe *masihbelajar*

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ditempat kami memang dijadikan bahan makanan dengan textur kenyal, tapi saya kurang suka karena agak sedikit gatal, untuk dijadikan tepung mungkin bisa karena potongan tipis yang tercecer bisa dihancurkan, untuk melihat dari dekat tidak perlu ketempat saya, cukup minta kiriman dari kami bibitnya dan pelihara ditempat Anda, mau ditanam dipot atau pekarangan terserah.

      Delete
  3. Halo herbamart, luar biasa nih koleksinya... btw, tanaman ini kan termasuk tanaman yang dilindungi, apakah tidak apa2 jika dipelihara di rumah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan keliru, ini bukan jenis raflesia, tanaman ini banyak tumbuh liar di daerah kami dan umbinya bisa dimakan, tanaman dan bunga ini bisa dilihat setiap tahun. bukan bunga saja ini setelah layu muncul tanaman baru yang akan terus membesar setiap tahunnya.

      Delete


Ada banyak hal yang ingin kami sampaikan, akan tetapi kami tidak mengetahui kebutuhan Anda.
Silahkan berikan komentar di sini barangkali kami bisa memberi solusi.
Terimakasih