Agro Bisnis Indonesia

Tuesday, March 31, 2015

Inilah Penyebab Bau Kandang Ternak dan Cara Menghilangkannya

Makanan faktor utama penyebab bau kandang yang susah untuk diatasi karena menimbulkan dilema yang susah dicari solusinya, karena jika komposisi ransum penyebab bau kandang dikurangi akan menurunkan produktifitas, sedangkan jika mengejar produktifitas yang tinggi beresiko bau kandang yang semakin kuat, untuk itu butuh sebuah langkah tepat dalam mengatasi masalah bau kandang.

Salah satu penyebab bau kandang adalah kandungan nutrisi tinggi yang terdapat dalam produk hewani berupa daging atau ikan, kedua bahan ini mutlak harus ada dalam ransum makanan ternak untuk penggemukan karena jika mengandalkan hijauan saja tidaklah cukup, terlebih lagi untuk mendapatkan bahan makanan untuk penggemukan dari tanaman cukup sulit dan lama, serta jumlahnya terbatas, contohnya adalah jenis kacang-kacangan atau tanaman mengandung lemak dari jenis buah-buahan. Biasanya peternak tidak akan memberikan buah-buahan untuk pakan karena buah layaknya dikonsumsi manusia, kalaupun diberikan hanya sebatas limbah berupa kulit atau biji. Faktor inilah yang menyebabkan penggunaan bahan makanan dari hewani sebagai solusinya walaupun menyebabkan bau kandang.
Makanan pra campuran produksi pabrikan mengandung gizi, nutrisi, dan vitamin yang lengkap untuk memudahkan para peternak mendapatkan produk dengan kandungan nutrisi lengkap tanpa harus repot mengolah, lebih hemat waktu dan biaya dibanding membuat sendiri yang harus mengumpulkan bahan satu-persatu, jika dihitung-hitung ternyata lebih mahal dibanding membeli pakan jadi siap pakai. Tapi kelemahannya tidak bisa mensiasati agar bau kandang yang disebabkan dari bahan makanan hilang, misalnya mengurangi bahan makanan yang berasal dari hewan seperti daging dan tepung ikan diganti dengan jenis tanaman yang mengandung protein tinggi untuk menggemukkan. Proses fermentasi pakan adalah solusi yang terbukti efektif untuk mengatasi bau kandang ternak, karena dengan fermentasi bahan makanan masak dengan sempurna serta mudah dicerna sehingga proses penyerapan makanan lebih sempurna, akibatnya bau kandang berkurang. Beda halnya dengan bahan makanan yang sedang dalam proses pelapukan dalam bentuk kotoran akan menimbulkan bau tajam dibanding kotoran yang lunak, perhatikan kototan ayam broiler dan petelur yang sepanjang hari disediakan makanan sedangkan kotoran yang dikeluarkan masih terlihat bentuk aslinya tidak hancur lumat seperti ayam kampung yang mengkonsumsi rumput dan dedaunan cenderung tidak bau, kecuali ayam kampung yang sedang mengeram, itupun kotoran berukuran besar tidak seperti biasanya serta lebih bau.
Contoh lain manusia sendiri, bagi mereka yang sering mengkonsumsi sayuran bau badan dan kotoran tidak begitu bau dibanding yang sering mengkonsumsi daging tanpa sayuran, pertumbuhan badan cenderung lebih cepat dan kadang kurang sehat. Kesimpulannya, bahan makanan hewani penyebab bau kandang, sedangkan solusinya, keseimbangan ransum dalam makanan untuk menetralisir bau kandang menggunakan bahan makanan nabati. Jika masih kurang yakin carilah informasi bahan penghilang bau apapun, jawabannya kebanyakan dari tanaman. Contohnya untuk menghilangkan bau badan mansia adalah sirih, kemangi, bahan jamu-jamuan atau umbi, dan lain-lain.

http://herbamart.blogspot.com/2015/03/penipuan-ternak-makan-batang-pisang.html

0 komentar:

Post a Comment


Ada banyak hal yang ingin kami sampaikan, akan tetapi kami tidak mengetahui kebutuhan Anda.
Silahkan berikan komentar di sini barangkali kami bisa memberi solusi.
Terimakasih